Pilihan Hidup Menjadi Wirausaha

Hidup adalah pilihan. Menjadi kaya, miskin, sukses ataupun gagal juga pilihan. Kalau ditanya, mana yang terbaik “menjadi karyawan atau wirausaha?” pastilah jawabannya relatif, tergantung kepada siapa ditujukan dan masing punya argumen. Mau pilih mana, kerja tetap atau tetap kerja? Punya penghasilan tetap atau tetap berpenghasilan? kerja yang pasti, atau pasti kerja?

Semua pekerjaan tidak ada yang enak, namanya aja kerja pasti memerlukan tenaga, pikiran atau bahkan biaya. Bekerja itu semua ada tantangan dan kesulitannya. Kalau mau kerja enak, ya gak ada! Semakin tinggi jabatan seseorang, maka semakin besar beban dan tanggung jawab yang dipikulnya. Oleh karena itu maka menjadi wajar kalau mendapatkan gaji yang lebih besar, fasilitas yang wah dan bonus yang fantastis.

Seorang karyawan yang dibutuhkan adalah otot alias tenaga nya. Mereka digaji sesuai dengan bobot tenaga yang diberikannya. Oleh karena otot yang dinilai, maka absensi harian menjadi kewajiban. Sebaliknya  seorang manager/direktur yang dibutuhkan adalah “otak” pemikiran, ide, gagasan. Oleh karena yang dibutuhkan adalah otak  yang bersifat abstrak maka banyak orang memandang kerjanya lebih enak, tidak cape dan tidak perlu hadir setiap hari. Padahal kerja otak tidak melihat ruang dan waktu, bisa jadi, otak bermasalah otot pun lemas.

Sering mendengar pencari kerja mendapatkan pekerjaan, tapi mengeluh katanya “tidak cocok”. Emangnya ada pekerjaan yang cocok? Cocok tidaknya pekerjaan adalah rangkaian perjalanan yang dilakoni ribuan jam. Aneh, kalau baru mencoba satu hari, kemudian menyatakan tidak cocok. Lihatlah! orang yang berpacaran bertahun-tahun, kemudian menikah dan menyatakan pasangan yang cocok tetap aja ada berantemnnya. Atau orang yang kelihatannya enak sebagai anu, menjadi anu, awalnya pasti merasakan ketidak enakkan, ketidak nyamanan. Namun karena dicoba berulang-ulang, akhirnya lama-kelamaan menjadi terbiasa. Sesuatu yang tadinya susah dicoba berulang-ulang lama kelamaan menjadi mudah, yang tadinya berat menjadi ringan, dus.. yang tadinya tidak cocok menjadi cocok.

Semua pekerjaan pasti ber resiko. Menjadi karyawan resikonya nine to five, 6 P; pergi, pagi, pulang petang, pegal pantat, penghasilan pas-pasan. Memiliki penghasilan tetap sungguh nyaman, tapi tetap nya penghasilan terkadang tidak sebanding dengan pengeluaran yang saban bulannya tidak tetap.

Pilihan menjadi wirausaha adalah pilihan yang berdarah-darah, penuh tantangan, perlu nyali dan tekad yang kuat. Belum lah mendapatkan uang menjadi wirausaha sudah mengeluarkan uang. Untung belum tentu di dapat tapi kerja keras, modal dan segala upaya tentu telah dilakukan. Membuat kepastian dari hal yang belum pasti, begitul mental pengusaha. Namun, sekalinya sukses, usaha bisa berjalan  lancar, keuntungan bisa mengalir  deras dan owner tinggal menikmati saja. Usahanya jalan yang punya jalan-jalan.

Namun perjalanan panjang yang berliku untuk menuai kesuksesan sebagai wirausaha terkadang membuat takut sebagian orang. Ada rasa gak mungkin, fikiran negatif, dan merasa tidak percaya diri membuat takut bermimpi. Sebenarnya ketakutan terbesar tidak mau menjadi wirausaha karena takut gagal, karena kalau gagal takut malu.

Ada kunci untuk menghilangkan rasa takut adalah dengan mencobanya. Namun kebanyakan orang membiarkan dan memelihara rasa takut ini dalam dirinya.  Fikiran negatiflah yang menguasai dirinya. Padahal kalau mau mencoba, pasti ada jalan dan pasti ada hasil.

Mimpi sejuta dolar, adalah buku karangan Mery Riana yang dapat dijadikan mentor dalam memulai usaha. Tidak ada yang tidak mungkin kalau kita mau mencari dan mengusahakannya. Bayangkan Mery Riana berpenghasilan 1.000.000$ atau kurang lebih 10 M dalam usia kurang dari 30 th. Padahal awalnya dia biasa-biasa saja, serba kekurangan, tidak ada modal, tidak ada koneksi. Namun berkat mimpi, kegigihan dan kerja keras mimpinya dapat diraih.

Kita harus berani out of the box. Jangan sampai ketika pensiun baru mikir usaha. Sudah terlambat. Lebih baik sedari dini kita punya niat berwirausaha. Tidak mesti kita yang menjalankan usaha, bisa saja orang lain. Kita bisa sebagai pencetus ide atau investor dan keuntungannya kita dapat. Kalau mau mencoba, sebenarnya tidaklah sulit untuk berwirausaha dan tidak perlu takut. Apalagi kini banyak peluang bisnis,  buku-tentang bisnis yang dapat menjadi referensi, dan banyak pelatihan-pelatihan bisnis.

Seandainya anda masih ragu untuk berwirausaha, inilah saat yang tepat untuk TAKE ACTION!

“Bukanlah kesulitan yang membuat kita takut, tapi ketakutan yang membuat kita sulit, karena itu jangan pernah mencoba untuk menyerah dan jangan pernah menyerah utuk mencoba. Maka jangan katakan pada Tuhan aku punya masalah, tetapi katakan pada masalah aku punya Tuhan yang maha segalanya.

Salam

About wahyoemsc

Teknologi Masa Kini

Posted on 20 Februari 2012, in Artikel Terkait. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: